“Tunggu Aku di Batas Suci”




Apa kabarmu disana kasih..?
Masihkah kau sabar menanti..?
Biarlah sang waktu berdetak tak henti. Tak perlu gelisah merasa tak pasti. Bukankah kita yakin Dialah sebaik-baiknya Penjanji…!
Ku tau disana kaupun menguraspeluh untuk hari depan kita bersama….
Tenanglah kasih, jiwaku dan jiwamu dalam genggaman-Nya. Maka tak mungkin Dia menyianyiakan kita …
Aku pun tahu kau dalam gelisah yang tak berujung….
Siang malam berharap pertemuanyang tak kunjung. Menahan debar dan rindu yang seakan menusuk hingga kejantung.
Bersabarlah, kirimkan rindumu pada tiap hembusan angin dan pada kicauan burung-burung…
Jangan khawatir diriku disini, kan ku jaga cinta ini hingga saatnya nanti…
Kan tetap utuh dalam hijab yang suci.
Terjaga dengan indah dan tersimpan rapi.
Hai…
Kau yang disana, tetaplah menanti. Bantu aku menjaga cinta ini agar tetap suci. Pasti kau tak mau ada bercak syahwat yang menodai.
Maka jaga hingga waktunya nanti. Ku setia menunggu disini. Hingga tabir ini tersingkap dengan bantuan Hijabmu….

0 comments:

Komentar

Topics :